Sabtu, 16 Agustus 2025

Ketua DMI DIY Tegaskan Masjid Harus Jadi Sentral Kehidupan Umat

Foto Pembekalan Pengurus Takmir Masjid Ngijon Periode 2025-2030

Pengurus takmir Masjid Ngijon periode 2025-2030 mendapatkan pembekalan khusus pada Jumat (15/8/2025) malam di serambi Masjid Ngijon.

Acara dimulai pukul 20.00 dengan pengajian iftitah oleh H. Mustadjab, dilanjutkan sambutan Ketua Takmir H. Barid Setiawan, M.H.

‎“Pembekalan ini adalah langkah awal untuk menguatkan visi dan misi takmir dalam lima tahun ke depan,” ujar Barid penuh semangat.

‎Kegiatan ini menjadi tindak lanjut dari hasil pemilu takmir dan rapat kerja sebelumnya.

‎Sebagai narasumber utama, hadir Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi DIY, Prof. Dr. H. Muhammad, M.Ag. Ia membawakan materi bertema Memakmurkan, Memberdayakan Umat, dan Kemandirian Masjid.

‎“Masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga pusat pemberdayaan ekonomi, pendidikan, dan sosial,” tegas Muhammad di hadapan para pengurus baru.

Muhammad menekankan bahwa masjid harus menjadi penggerak roda kehidupan umat Islam.

‎“Kita ingin masjid menjadi sentral kehidupan umat, dari sini lahir gagasan dan aksi yang memakmurkan masyarakat. Kalau masjid makmur, umat pun akan makmur,” ujarnya dengan nada optimistis.

‎Para peserta tampak antusias, mencatat setiap poin penting yang disampaikan.

‎Acara yang berlangsung hingga larut malam itu diwarnai diskusi interaktif. Para takmir mengajukan berbagai ide untuk mengembangkan peran masjid di Ngijon, mulai dari program ekonomi umat hingga pendidikan berbasis masjid.

‎“Kami siap bekerja keras agar visi ini terwujud,” kata salah satu pengurus.

‎Dengan pembekalan ini, diharapkan Masjid Ngijon menjadi contoh masjid yang tidak hanya hidup, tetapi juga menghidupkan, karena masjid Ngijon merupakan masjid besar yang berada di Kapanewon Minggir.

Sumber:


Tidak ada komentar:

Posting Komentar