Profil
Takmir Masjid Ngijon
Sejarah Masjid Jami Ngijon
Didirikan Tahun 1924
Masjid Jami Ngijon adalah salah satu masjid bersejarah di Sleman Barat yang telah berdiri sejak tahun 1924. Masjid ini didirikan oleh Kyai Siradj Mursyid, yang dikenal sebagai Mbah Pak Ajib, bersama dengan para tokoh masyarakat dan santrinya. Pada masa itu, keinginan kuat untuk memiliki tempat ibadah menjadi semangat awal berdirinya masjid ini.
Awal Mula dan Perjuangan
Kyai Siradj, dengan penuh kesungguhan, mendatangi para dermawan dan orang-orang mampu di sekitar wilayah tersebut. Ia menyampaikan niatnya untuk mendirikan masjid dan memohon bantuan, baik berupa kayu maupun material lainnya. Namun, karena rasa malu dan kehati-hatiannya agar tidak tampak seperti mengemis, beliau selalu berkata:
“Golekke ganjaran wong kui.”
(Mencarikan pahala untuk orang-orang itu.)
Ungkapan ini menjadi ciri khas ketulusan perjuangan beliau dalam mendirikan rumah Allah.
Masjid ini kemudian dibangun di atas tanah yang awalnya berstatus belat putih (tanah sengketa atau belum tercatat secara resmi), namun akhirnya berhasil diwakafkan sehingga menjadi sah secara hukum sebagai tanah wakaf.
Generasi Penerus
Perjuangan Kyai Siradj dilanjutkan oleh generasi berikutnya:
-
Kyai Muhammad Barmawi, putra menantu beliau, mengambil peran penting dalam pengelolaan masjid. Pada masa inilah struktur takmir masjid mulai terbentuk secara lebih terorganisir.
-
Tokoh lain yang turut berperan antara lain Busro Munir, Pak Mustajab, dan Mbah Putro.
-
Masjid ini juga menjadi bagian dari rintisan dakwah wilayah Sleman Barat, dan memiliki hubungan erat dengan komunitas sekitar termasuk para santri dari Singojayan, tempat Mbah Siradj dahulu mengajar.
Kehidupan di Sekitar Masjid
Pada masa awal, para istri dari para tokoh yang membantu pembangunan masjid sering kali menunggu di sekitar area masjid, menandakan betapa eratnya keterlibatan keluarga dalam perjuangan dakwah ini. Di sebelah Sleman Barat, juga terdapat masjid lain di daerah Timoho, yang turut mendukung perkembangan kegiatan keagamaan di wilayah tersebut.
Penutup
Masjid Jami Ngijon bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga simbol perjuangan, ketulusan, dan keberkahan yang diwariskan dari para pendahulu kita. Hingga kini, masjid ini terus menjadi pusat kegiatan keagamaan dan sosial masyarakat Ngijon dan sekitarnya.
Susunan Pengurus Takmir Masjid Ngijon lihat disini
Logo
Takmir Masjid Ngijon
Visi dan Misi
Takmir Masjid Ngijon
Visi dan Misi Takmir Masjid Ngijon disingkat menjadi 3 S, yakni:
- Suci Bersih Masjidnya
- Sholih Sholihah Jama'ahnya
- Sejahtera Warganya
Data
Masjid Ngijon

Infografis Tipologi Masjid di Indonesia
Tipologi Masjid Ngijon: Masjid Besar
Nomor ID Masjid Ngijon: 01.3.15.04.04.000094
Didirikan Pada Tahun: 1924
Alamat: Ngijon, Sendangarum, Minggir, Sleman, DIY, 55562
Luas Tanah: 1.530 m2
Luas Bangunan: 184 m2
Status Tanah: Wakaf
Daya Tampung Jamaah: 375


Tidak ada komentar:
Posting Komentar