Sabtu, 06 September 2025

Foto Ustadz Kurnia Pramujiharso, S.Sos.I 

Masjid Besar Kecamatan Minggir, Masjid Ngijon, menggelar pengajian dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.

‎Acara diawali dengan sambutan Ketua Takmir, H. Barid Setiawan. Ia mengajak jamaah untuk menjadikan momentum Maulid Nabi sebagai semangat baru dalam memakmurkan masjid.

‎“Dengan Maulud Nabi besar Muhammad, mari kita tambah semangat dalam memakmurkan masjid,” ujarnya.

‎Ia juga mengumumkan agenda terdekat, yaitu pelaksanaan sholat khusuf/gerhana bulan pada Ahad malam pukul 23.00 WIB dengan imam H. Mustadjab dan khotib Yusuf Nizar.

Foto Pengajian Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Ngijon

‎Pengajian inti diisi oleh Ustadz Kurnia Pramujiharso, S.Sos.I dari Bantul yang menegaskan syarat utama dalam sebuah pengajian, yaitu harus ada kitab Allah yang dipelajari dan diawali dengan tadarus Al-Qur’an.

‎“Pengajian itu bukan sekadar duduk mendengar, tapi harus ada Al-Qur’an yang dipelajari agar berkah dan bermanfaat,” tegasnya di hadapan jamaah.

‎Dalam kajiannya, Ustaz Kurnia mengupas QS Al-Ahzab ayat 21 tentang Rasulullah sebagai uswatun hasanah (teladan yang baik).

Foto Pengajian Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Ngijon

‎“Sungguh, pada diri Rasulullah terdapat teladan yang baik bagi siapa saja yang berharap rahmat Allah dan hari akhir,” jelasnya.

‎Ia menekankan bahwa Nabi diturunkan sebagai teladan karena manusia memiliki dua sifat berlawanan, sedangkan malaikat tidak.

‎“Jika manusia mampu lebih berat pada taqwanya, maka Allah menjanjikan pahala,” lanjutnya.

‎Ustadz Kurnia juga menguraikan sifat utama Nabi Muhammad, yakni Shidiq (jujur), Fathonah (cerdas), Amanah (dapat dipercaya), dan Tabligh (menyampaikan).

Foto Pembagian Beras di Madrasah Masjid Ngijon

“Semua yang ada pada diri Nabi adalah contoh yang sempurna. Kebaikan itu bukan hanya menurut diri sendiri atau orang lain, tapi juga baik di mata Allah dan agama,” tuturnya.

Acara ditutup dengan pembagian beras kepada jamaah yang membutuhkan sebagai wujud kepedulian sosial.

Sumber:
https://peristiwaterkini.net/pengajian-maulid-nabi-di-masjid-ngijon-ajak-jamaah-teladani-rasulullah/


Senin, 01 September 2025

Ngijon Penuh Warna: Jalan Sehat dan Drama Roro Jonggrang


Foto Pementasan Drama Musical Roro Jonggrang

Dusun Ngijon, Sendangarum, Minggir, Ahad (31/8/2025), menggelar puncak peringatan HUT RI ke-80 dengan penuh semarak.

‎Rangkaian acara dimulai dengan jalan sehat sejauh 2,5 km yang mengambil start dan finish di Lapangan KUD Minggir 2.

‎Usai jalan sehat, warga disuguhi makan soto bersama, pengumuman pemenang lomba, dan pembagian doorprize yang menambah keceriaan.

‎Ketua Panitia, Akmal, menegaskan bahwa tahun ini acara puncak sengaja dipadukan dengan jalan sehat agar seluruh warga dapat berpartisipasi.

‎“Kami ingin kebersamaan ini dirasakan semua kalangan, dari anak-anak hingga orang tua,” ujarnya penuh semangat.

‎Selain itu, panggung hiburan juga dimeriahkan penampilan lagu dari tiap RT serta drama musikal Roro Jonggrang yang diperankan oleh anak-anak setempat.

Foto Pemeran Drama Musical Roro Jonggrang

‎Sementara itu, Dukuh Ngijon, Amirudin, menyampaikan apresiasi mendalam atas kekompakan warganya.

‎“Saya berterima kasih atas partisipasi seluruh masyarakat yang begitu antusias. Inilah bukti nyata bahwa semangat kemerdekaan terus hidup di Ngijon,” katanya dalam sambutannya.

‎Suasana perayaan berlangsung penuh keakraban dan kebahagiaan. Warga tidak hanya menikmati hiburan, tetapi juga mempererat silaturahmi melalui momentum peringatan HUT RI ke-80 ini.

Sumber: